Posts

Bertamu Lebih dari 3 Hari, Ini Anjuran Rasulullah

Image
Bertamu Lebih dari 3 Hari, Ini Anjuran Rasulullah Bertamu atau mengunjungi orang lain merupakan amalan yang sangat baik. Tetapi, amalan tersebut jangan dijalankan dengan seenaknya. Bertamu atau mengunjungi orang lain baik saudara, kerabat maupun teman sejawat merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Amalan ini kerap disebut sebagai silaturahim. Meski baik, berkunjung ke rumah orang lain tidak boleh dilakukan dengan seenaknya. Terdapat beberapa adab yang dianjurkan oleh Rasulullah MuhammadSAW. Dikutip dari laman   nu.or.id , dalam hadis yang diriwayatkan Al Bukhari dalam kitab Adabul Mufrat diatur ketentuan mengenai adab berkunjung. " Rasulullah SAW bersabda,  ‘Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka muliakanlah tamu dengan menjamunya sehari semalam. Jamuan hak tamu hanya berjangka tiga hari. Lebih dari itu, jamuan bersifat sedekah. Tidak boleh bagi tamu untuk menginap di tempat tuan rumah sehingga menyu...

13 Cara Bertamu yang Baik Dalam Islam

13 Cara Bertamu yang Baik Dalam Islam Manusia adalah mahluk sosial. Sejak dilahirkan hingga meninggal, setiap manusia pasti memerlukan bantuan dari orang lain. Hal ini sudah menjadi fitrah bagi manusia dan diatur dalam Islam  (hablum minannas). ads Salah satu bentuk hubungan manusia dengan manusia lainnya adalah silaturahmi. Setiap orang pasti pernah bersilaturahmi atau menerima tamju, sebagaimana dalam sebuah hadist: “Dan barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya” (HR.Bukhari dan Muslim). Adab bertamu dalam Islam Salah satu bentuk silaturahmi adalah dengan bertamu atau mengunjungi kerabat, teman atau saudara. Dalam bertamu, Islam telah mengajarkan adab-adab yang seharusnya dilakukan agar silaturahmi dapat memberikan kemaslahatan bagi tamu maupun si tuan rumah. Menggunakan pakaian yang rapi dan sopan Dengan menggunakan pakaian yang rapi dan, berarti Anda sopan menghargai diri sendiri dan sang tuan rumah. Tamu dengan pakaian...

Adab Bertamu (Habis)

Image
Adab Bertamu (Habis) SEORANG muslim yang beriman kepada Allah dan hari akhir akan mengimani wajibnya memuliakan tamu sehingga ia akan menempatkannya sesuai dengan kedudukannya. Hal ini disampaikan sebagaimana sabda Rasulullah SAW. yang artinya :  “Barang siapa yang beriman pada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya.”  (HR. Bukhari) Berikut ini adalah lanjutan dari adab-adab dalam bertamu setelah memperbaiki niat, memberitahukan perihal kedatangannya sebelum bertamu dan menentukan awal dan akhir waktu bertamu. Berwajah ceria dan bertutur kata lembut dan baik ketika bertemu , wajah muram dan tutur kata kasar adalah perangai yang tidak disenangi oleh setiap jiwa yang menemuinya. Allah telah memerintahkan untuk bersikap lemah lembut, baik dalam hiasan rona wajah maupun tutur kata kepada setiap bani Adam, dan lebih khusus lagi terhadap orang-orang yang beriman. Allah berfirman yang artinya :  “Dan berendah dirilah kamu terhadap orang-orang ...

Adab Bertamu

Adab Bertamu Siapapun kita, tentu pernah bersilaturrahmi ke rumah teman, walau sekadar bercakap-cakap atau karena ada kepentingan bisnis.Sebab manusia selalu membutuhkan orang lain, siapapun dia tua-muda, pria maupun wanita. Islam sebagai agama yang sempurna tidak membiarkan masalah ini begitu saja, namun Islam mengajarkan adab-adab bertamu, sehingga tujuan bersilaturrahmi bisa terlaksana dengan baik. Berikut adalah beberapa adab bertamu yang diajarkan agama Islam yang mulia ini.   1. Mengucapkan Salam Ucapkanlah salam dengan suara yang sekiranya didengar tuan rumah, tidak terlalu pelan dan tidak pula terlalu keras. Dengan salam berarti sang tamu berdo'a semoga tuan rumah memperoleh keberkahan dan keselamatan. Demikianlah perintah Allah dalam Alquran .  "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian memasuki rumah yang bukan rumah kalian sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya ." (QS.An-Nur   ayat 27).   Dalam riwayat Turmudzi dikisahkan bah...

Adab Bertamu Sesuai Sunnah Rasulullah

Image
Adab Bertamu Sesuai Sunnah Rasulullah Sebagai makhluk sosial, tentunya bertamu ke rumah seseorang adalah hal yang biasa. Terlebih lagi untuk seorang mahasiswa perantauan yang sangat sering mengunjungi rumah/kosan teman ataupun rumah sanak famili terdekat dalam berbagai keperluan. Sebagai seorang Muslim sudah sepatutnya mempelajari adab-adab bertamu yang dicontohkan oleh Rasulullah  Shallallahu ‘alaihi wa sallam  agar apa yang dilakukan bernilai ibadah. Berikut ini akan diulas beberapa poin tentang adab bertamu yang sesuai sunnah. Bertamu Dalam Waktu-Waktu yang Disunnahkan Hendaknya setiap Muslim yang akan bertamu memilih waktu-waktu bertamu agar tidak menganggu tuan rumah. Diantara waktu-waktu tersebut adalah pagi dan sore hari. Sebagaimana hadits berikut. Dikatakan oleh Anas bin Malik  radhiyallahu ‘anhu  (yang artinya), “ Rasulullah tidak pernah mengetuk pintu pada keluarganya pada waktu malam. Beliau biasanya datang kepada mereka pada waktu pa...

Bertamu Dengan Cara Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam

Image
Bertamu Dengan Cara Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam Saling berkunjung dan bertamu di antara kita adalah hal yang biasa terjadi. Baik bertamu di antara sanak famili, dengan tetangga, atau teman sebaya yang tinggal di kos. Namun, banyak di antara kita yang melupakan atau belum mengetahui adab-adab dalam bertamu, dimana syari’at Islam yang lengkap telah memiliki tuntunan tersendiri dalam hal ini. Nah, alangkah indahnya jika setiap yang kita lakukan kita niatkan ibadah kepada Allah ta’ala dan ittiba’ pada Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam , termasuk dalam hal adab bertamu ini. 1. Minta Izin Maksimal Tiga Kali Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam  mengajarkan kepada kita, bahwa batasan untuk meminta izin untuk bertamu adalah tiga kali. Sebagaimana dalam sabdanya, عن أبى موسى الاشعريّ رضي الله عمه قال: قال رسول الله صلّى الله عليه و سلم: الاستئذانُ ثلاثٌ، فان أذن لك و الاّ فارجع Dari Abu Musa Al-Asy’ary radhiallahu’anhu, dia berkata: “Rasu...